Sarana Informasi, Prospek, Analisa dan Tips Bisnis
Saturday May 19th 2012

Manisnya Rupiah dari Ternak Domba dan Kambing

Kambing merupakan salah satu jenis hewan yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat baik skala kecil atau besar. Kebanyakan Peternak kambing masih menggunakan cara berternak tradisional dimana kambing di siang hari dilepas ke ladang atau sawah dan peternak mencari rumput disawah atau di ladang.  Tentu cara ini sangat menyita waktu dan tenaga. Disamping itu sangat tergantung dari hijauaan yang tersedia.

Bagaimana agar ternak kambing bisa mendatangkan Rupiah yang manis dan peternak dapat duduk manis sembari menikmati kopi ? Salah satu cara adalah dengan mengintensifkan pola ternak kambing/domba dengan cara kambing di masukkan dalam kandang baterei seperti ayam petelur juga penggunaan pakan kosentrat dan tidak lagi tergantung dari hijauan.

Apakah cara tersebut menguntungkan ? Tentu cara ini lebih menguntungkan baik Rupiah, efesiensi waktu dan tenaga serta lebih terkontrol. Lalu bagaimana dengan harga kosentrat untuk kambing/domba ? Semua bisa diatur dan disiasati dengan menggunakan limbah pertaniaan yang ada disekitar.

Sebagai gambaran, saat ini :

  • harga bibit  kambing Rp. 23.000/kg (antara Rp. 21.000 – Rp. 24.000)
  • harga kosentrat Rp. 1200,-/kg (bisa kurang kalau buat sendiri)
  • pertambahan per bulan rata-rata 4,5 kg
  • harga jual Rp. 21.000,- (harga terendah saat ini)

Kalau bibit kambing/domba diambil rata-rata 14 kg/ekor maka : 14 x 23.000 = Rp. 322.000,-/ekor

Jika dijual 6 bulan kedepan  maka :

Petambahan berat :4,5 x6 = 27 kg

Jadi berat kambing waktu dijual rata-rata 14 + 27 = 41 kg

Pendapatan kotor 41 x 21.000 = Rp. 861.000,-/kg

Total biaya yang dikeluarkan :

Biaya pakan : 1200 x 30 x 6 = Rp. 216.000,-/ekor

Biaya bibit   :  23.000 x 14 = Rp. 322.000,-/ekor

Total biaya operasional perekor kambing = Rp.538.000,-

(belum termasuk biaya tenaga kerja dianggap dikerjakan sendiri)

Jadi total pendapatan bersih : 861.000 – 538.000 = Rp. 323.000/ekor

Dari hasil perhitungan tersebut Anda bisa mengitung sendiri perkiraan pendapatan yang akan diperoleh jika jumlah ternak le bih banyak. Dari pengalaman beberapa peternak 1 orang tenaga (pegawai) dapat mengurusi/merawat kambing sebanyak 150 ekor dan dari pengamatan webinfobisnis.com banyak nganggurnya.

Bagaimana agar penghasilan bisa lebih besar lagi ? Anda harus bisa memanfaatkan limbah pertanian dan ternak ayam sebagai menu pakan kambing. Bahan yang dapat Anda gunakan untuk kosentrat kambing antara lain :

  • limbah kangkung (rendeng kangkung)
  • kulit dan batang kedelai
  • kulit ari kopra
  • katul
  • kulit kopi
  • kelenteng (biji kapuk)
  • jerami
  • kulit kacang
  • katul
  • kotoran ayam

Bahan-bahan tersebut dicampur kemudian difermentasi dengan bakteri probiotik. Tujuan fermentasi adalah untuk membunuh bakteri merugikan dan meningkatkan protein serta dapat menghilangkan bau kotoran sehingga ternak akan lebih sehat.

Sebagai catatan sebaiknya gunakan limbah lokal yang terdapat di sekitar.

Selamat beternak semoga sukses.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • email
  • Faves
  • FriendFeed
  • LinkedIn
  • MSN Reporter
  • PDF
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Buzz
Related Tags: , , ,

Leave a Comment

More from category

Buy 1 Get 10
Buy 1 Get 10

Setelah lama memikirkan dan beberapa kali konsultasi dengan beberapa pengusaha serta mengikuti pelatihan untuk [Read More]

Meraup Rupiah Dari Kolam Ikan Lele
Meraup Rupiah Dari Kolam Ikan Lele

Ikan yang berkumis dan licin serta gesit ini sangat populer sebagai masakan khas yang banyak di jadikan menu [Read More]

Seni Bonsai Sebagai Peluang Usaha
Seni Bonsai Sebagai Peluang Usaha

Bonsai merupakan seni dalam mengkerdilkan tanaman sehingga tanaman kelihatan kecil dan indah serta natural. Dalam [Read More]

Usaha Ice Cream
Usaha Ice Cream

Ice Cream merupakan minuman instant berbentuk soft cream  dengan berbagai rasa.  Minuman ini banyak sekali diminati [Read More]